Rabbi, sungguh tak ingin aku mendapatkan ujian seperti ini, tapi lebih tak ingin lagi aku mengeluhkannya.
Aku tidak hanya ingin menjadi orang yang bersabar dengan ujianmu, tapi juga sangat ingin mensyukuri apapun yg Engkau takdirkan untukku.
Bukan rasa sakit ini yang aku pikirkan, tapi ketidakmampuanku melakukan tanggung jawabku sebagai seorang manusia lah yang kadang menggelisahkan. Ketika keterbatasan ini menyadarkanku, bahwa tidak banyak lagi yang bisa kulakukan sendiri, tetapi berusaha menerima dengan ikhlas semua ini yang terkadang sulit kulakukan.
Rabbi, tak terkira besarnya hikmah yang kurasa dibalik semua ini...
Ketika kusadari, betapa nikmatnya hidup terasa saat kesehatan itu kau berikan dimasa laluku, yang terkadang sering kulalaikan...bahkan kulupakan...
Ketika aku dapat merasakan ,perasaan yang dialami saudara-saudaraku yang juga sedang merasakan hal seperti ini. Mereka yang sakit dan setiap saat dapat merenggut nyawa mereka...memisahkan mereka dari orang-orang terkasih.
Rabbi, kumohon dengarkan curhatku ini, dengan tidak bermaksud menyesali takdir-Mu sedikitpun...
Aku tahu, aku takkan pernah siap untuk menemui-Mu. Betapa rendahnya diri ini, dengan amalan yang sangat sedikit dan dengan banyaknya dosa yang takkan sanggup kupikul. Tapi sampai detik ini hanya Ridho-Mu yang kuharapkan dan tak pernah pupus asa ini akan Ampunan dan kasih Sayang-Mu.
Rabbi, bila saat itu tiba, jika Engkau akan memanggilku...betapa pilunya hati ini mengingat wajah-wajah terkasih...belahan jiwa yang selalu setia dan sabar mendampingi, dan yang terberat adalah anak-anakku.
Aku masih berhutang tanggung jawab kepada mereka, membesarkan mereka dengan cinta, agar mereka dapat memahami makna cinta itu yang sebenarnya. Cinta dari-Mu...
Mendidik mereka dengan sebaik-baiknya, agar mampu menghadapi hidup ini dengan jiwa yang kokoh.
Melindungi mereka agar mereka mampu melihat kehidupan ini dengan cara yang terbaik.
Rabbi, maafkan aku...Sungguh aku tak tega dengan kesedihan mereka ketika mereka kutinggalkan untuk selamanya. Disaat mereka belum siap dan masih sangat membutuhkan kasih sayangku.
Aku tak mampu membayangkan bahwa ada saat-saat dimana mereka teramat merindukanku, tapi tak mampu menemukan aku dimana-mana.
Aku tak kuasa membayangkan, ketika mereka butuh pelukanku, mereka tahu takkan dapat lagi merasakannya untuk selamanya.
Rabbi, aku tahu semua ini diluar kuasaku...tak sedikitpun ada daya upayaku untuk memperbaiki semua ini..
Oleh karena itu, Ya Rabb...
Jika masih mungkin aku diberi umur panjang...berikanlah ya Rabb, umur panjang yang penuh berkah..
mendampingi hidup mereka menjalani Jalan-Mu.
Tapi jika Kau berkehendak lain...
Maka, ku mohon dengan semua Cinta-Mu, bantu mereka menjalani hari-hari mereka dengan mudah, beri mereka kekuatan dan ketegaran dalam hidup mereka. Tolong didik mereka dan sayangi mereka sebagaimana Engkau mencintai hamba-hamba terkasih-Mu yang lain.
Jadikan kesuksesan mereka didunia menjadi kesuksesan mereka meraih kehidupan akhirat mereka kelak...Amin.
Rabbi, hanya Engkau yang ingin kujadikan satu-satunya tempatku mengadukan ini...
Karena tak ingin lagi ku mengeluhkan rasa sakit ini kepada orang-orang terkasihku...
Karena mereka tak layak ikut menanggung derita ini....tak ingin lagi ku menyiksa mereka dengan rintihanku...
Karena aku begitu mencintai mereka...
Dan, tolong beri aku kesabaran dan keikhlasan untuk menerima semua ini...
Agar takkan lagi keluar keluhan dari bibir ini, tak ada lagi kerepotan yang aku timbulkan akibat keterbatasan kemampuanku saat ini...
Bantu aku menjalani ini dengan cara terbaik dan sikap terbaik..agar semua ini mampu menjadikanku kekasih-Mu...., Ya...Allah. Amin
Subhanalloh.., udah ada tanda2 nya kah..?, tp aqu tak mampu utk menuntaskan membacanya..., abis tertutup oleh airmata hiks
BalasHapusAda ummi dan abah yang akan menjaga, melindungi dan membesarkan Louren, Mas Rey dan si-Ucha beibe...
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusthanks ummi...umur ditangan Allah.
BalasHapusMoga kita semua diberi-Nya umur panjang dan berkah...Amin