Perhatikan orangtua kita atau seseorang yang dekat dengan kita dan telah memiliki anak-anak yang sudah dewasa. Lihatlah bagaimana kisah hidupnya yang telah menciptakan begitu dalam kerutan dikulitnya. Amati bagaimana hidup, keluarga dan anak-anaknya telah merubah begitu banyak diri dan penampilan mereka.
Kisah hidup yang mereka tanggung antara bahagia dan frustasi yang berasal dari rasa bersalah yang mungkin saja bukan kesalahannya semata.
Orangtua adalah sebutan dengan begitu kompleksnya tugas yang dibebankan kepada mereka. Suka atau tidak suka, mereka harus menerima amanah yang begitu beratnya. Kelahiran anak-anak mereka adalah sebuah gejolak bathin dengan naik-turunnya yang begitu tajam. Sosok mungil yang dihadirkan dalam kehidupan mereka memberikan kebahagiaan tak terkira, sekaligus menghadirkan keletihan bahkan ketakutan akan hal yang tak mereka ketahui terhadap masa depan si buah hati.
Ketika mereka bahagia berada dekat anaknya, pada saat yang samapun mereka khawatir dan takut tidak mampu menjadi orangtua yang baik. Menginginkan yang terbaik untuk anak-anak mereka, tetapi sering merasa gamang terhadap keputusan yang mereka ambil. Menginginkan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya tetapi dengan menanggung beban kesedihan luar biasa karena merasa bersalah melihat keletihan yang tergurat diwajah si anak karena aktivitas mereka.
Terkadang dengan penyesalan dan perasaan tak berdaya terhadap apa yang tidak mereka ketahui tentang hal terbaik yang seharusnya mereka lakukan atau hal buruk apa yang telah mereka lakukan pada anak-anaknya yang tidak mereka sadari. Sering ingin melakukan beberapa hal untuk diri sendiri, tapi tidak benar-benar mampu menghilangkan rasa bersalah hanya karena merasa sengaja menyingkirkan anak-anak dari pikiran mereka. Begitu ingin mampu menyeimbangkan kegiatan mereka dibalik semua kekurangannya, hanya agar si anak tetap merasa dicintai.Berusaha menahan emosi setiap saat, tetapi kadang tak terbendung. Marah kepada si anak, disaat yang sama air mata yang tak terlihat oleh anaknya pun bercucuran mengiris bathin mereka.
Orangtua adalah predikat yang tak ada tandingannya di dunia ini.....
Tak ada bahagia yang sebesar kebahagiaan orangtua melihat kebahagiaan anak-anaknya.
Tak ada frustasi , penyesalan dan kesedihan yang begitu sering menghantam jiwa manusia seperti yang dirasakan orangtua akibat ulah anak-anak mereka.
Tak ada rasa bersalah yang begitu besar terhadap kekurangan mereka sebagai orangtua.
Tak ada tudingan dan intimidasi sesering yang dialami orangtua hanya dikarenakan kelalaian atau ketidaktahuan mereka
Tak ada satupun hal yang dapat menandingi apa yang telah dialami orangtua selama hidup mereka.
Wajar, jika Sang Maha Mulia menempatkan mereka ditempat yang Mulia...
Lalu, apakah si anak juga mampu memberikan ruang yang paling mulia dihatinya, untuk orang tua mereka?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar