Cari Blog Ini

Selasa, 01 Oktober 2013

Do'a adalah Upaya

Jika aku sudah melakukan yang terbaik, tabah dalam kesulitan, mencari cara untuk menjadi lebih mampu, meninggalkan yang tidak berguna, sesungguhnya aku hanya tinggal bersabar.
Akan datang waktu, dimana semuanya akan menjadi lebih mudah dan indah.
Tuhan membaikkan kehidupan Jiwa yang berupaya.
Semoga tak lama lagi.
Aamiin. (kutipan dari Mario Teguh)

Banyak hal dalam hidup, yang membuat aku merasa semakin harus lebih banyak belajar. Apapun aku pelajari, aku kerjakan, bahkan diluar bidang keilmuanku. Satu hal yang terutama, adalah karena aku merasa menjadi orang yang bergembira dan bersyukur dengan itu semua. Aku menemukan banyak hal menarik serta pelajaran hidup dalam suka dukanya.

Capek tentu saja, tapi yang terpikir pada saat itu adalah, jika aku mampu, kenapa aku tidak melakukannya, jika aku tidak mampu, bukankah kewajiban kita adalah memampukan diri utk menjadi lebih baik?. Aku memasuki daerah asing, lonjakan adrenalin itu seperti gelombang ganas yang sewaktu-waktu bisa menenggelamkan. Tapi aku sangat mengimani, bahwa aku tidak sendiri, Allah beserta orang yang berupaya dalam sekecil apapun kebaikan. Modal utamaku hanyalah keyakinan, niat baik, prasangka baik dan keikhlasan dalam berbuat.

Dalam perjalanannya, aku menemukan banyak karakter manusia. Dan dari mereka aku banyak belajar. bahkan dari orang yang paling jahat sekalipun. Alhamdulillah, aku juga banyak berkenalan dengan orang-orang yang baik. Yang berdedikasi tinggi, yang berkomitmen penuh, yang senior dengan begitu banyak jabatan dan pengalaman, bahkan yang junior dengan sepak terjang bisnis yang memukau. Menakjubkan. Diantara mereka bahkan seperti sudah menjadi sahabat bagiku. Mereka mungkin tak akan pernah kutemukan jika aku cuma berkutat dengan pekerjaanku sebelumnya. Aku yakin, aku akan menemukan kehidupan yang lebih menarik diluar sana, jika aku mau memampukan diri untuk apapun yang kuinginkan.

Tak ada yang tak mungkin jika kita mau, manusia makhluk kompleks yang diciptakan untuk menjadi apa yang mereka mau. Itu Anugerah yang sangat disayangkan jika disia-siakan. Aku yakin, dengan berusaha menjadi orang yang baik, membaikkan diri dari waktu ke waktu, berusaha lebih banyak bersabar dalam keadaan sesulit apapun, segera bangkit dalam kesedihan yang merontokkan tulang belulang, bersyukur dalam nikmat yang terkecil sekalipun, maka lah-lah sebaik-baik penolong. Kehidupan ini indah, diperuntukkan bagi kita yang menyakini janji Allah, "Aku tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika mereka tidak merubah nasib mereka".
Janji siapa lagi yang harus kita percayai, jika janji Allah saja masih kita ragukan?.















1 komentar: