butuh gak ya...sebuah candle light dinner?
apa semua pasangan membutuhkannya?
buatku pribadi sepertinya belum butuh untuk saat ini...
Tanpa bermaksud meremehkan sebuah candle light dinner, aku rasa tidak semua pasangan membutuhkannya.
Pernah suatu kali aku ingin mencoba ritual ini dgn suami. alhasil, nafsu makan kami menghilang krn terbayang wajah anak2 di rumah. tak peduli mereka ditinggalkan dengan org kepercayaan dengan bermacam kegiatan yg menyenangkan, tetap saja kami merasakan separuh jiwa kami tertinggal di rumah.
Mungkin aku seorang ibu yang lebay, tapi biarlah tetap begitu. Inilah duniaku sekarang...statusku adalah seorang wanita lengkap dgn suami dan anak-anakku yang berada disekitar jiwaku.
Seperti sepiring gado-gado, yang takkan bernama gado-gado jika tak ada sayuran, tahu, kentang, kerupuk dan saos kacangnya. Itulah diriku sekarang.
Aku masih merasakan romantisnya percakapanku dengan suami di rumah, atau dimana saja kami berada, tanpa perlu merasa terganggu dengan interupsi dari anak-anak. Mereka bukan penghalang kami untuk mendapatkan indahnya cinta. Mereka adalah penyubur cinta kami.
Senangnya aku menikmati setiap peranku dalam hidup ini. Aku adalah anak dari orangtuaku, adik dari kakakku, kakak dari adikku, bagian dari keluarga besarku, bagian dari keluarga suamiku.
Aku seorang individual yang sudah dilengkapi dengan berbagai macam status oleh-Nya. Dan aku menyayangi pemberian-Nya itu. Berusaha merawat dan menjaganya, jika kelak suatu saat diminta-Nya lagi, aku bisa mengembalikannya dengan rupa yang lebih mengkilap dan cemerlang.
Dan kembali ke sebuah candlelight dinner, biarlah aku menjadikan ritual itu sebagai sebuah ritual untuk aku, suami dan anak-anakku. Karena, sungguh mati....aku tak bisa mengesampingkan mereka yang pernah 9 bulan mendiami rahimku dan yang pernah merasakan irama jantung kami yang berdetak bersamaan.
Aku tidak pernah merasa harus mempunyai waktu untuk diriku sendiri, karena aku tidak keberatan mereka hadir dihadapanku kapanpun mereka ingin. Aku tidak merasa mereka adalah sebuah gangguan dalam hidupku kini. Lalu kenapa aku harus berfikir, ini saatnya mencari waktu untuk bersenang-senang sendiri.
Seperti ketika aku harus ke kantor atau acara-acara resmi yang harus kuhadiri, merekapun tidak pernah protes dengan kegiatanku, bahkan jika aku ijin ke salonpun mereka dengan senang hati membiarkanku pergi..."untuk kecantikan dan kesehatan mama", kata mereka. Dan semua itu sudah cukup membuatku merasa jauh dari mereka. Dan aku tak akan menambah jam lagi untuk berada jauh dari mereka selain waktu-waktu yang memang kami tidak bisa melakukannya bersama-sama. Seperti pekerjaanku, waktu sekolah dan mengaji mereka.
Dan terfikir olehku, kenapa aku tak tahan lama-lama jauh dari mereka, karena aku sekarang bukanlah seorang 'NELVI GUSWITA' tapi aku adalah seorang 'NELVI GUSWITA KOMPLIT SPESIAL'...hehe, dan aku bangga dengan pemikiran itu.
Jika aku memang lebay, Allah pasti mengerti kenapa aku segitu lebay-nya, karena Dia-lah yang meletakkan rasa cinta yang begitu dalam kehatiku. Dan semoga rasa cinta itu menjadi kekuatan dahsyat bagiku, untuk dapat membawa anak-anakku menjadi khalifah-Nya dibumi ini...Amin.
So, buat ibu-ibu yang lebay sepertiku, welcome candle light dinner....mom, dad and kids...:)